Sabtu, 21 Januari 2017

BAB 3 KARYA TULIS ILMIAH

aduh, maaf nih kelewat bab 3 nya :) selamat membaca

BAB III
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

3.1. Pembahasan Hasil Penelitian
Proses penelitian adalah dengan cara mengambil hasil penelitian orang lain yang telah ada melalui media informasi berupa internet dan buku yang berkaitan dengan objek penelitian. Dari penelitian tersebut, penulis mendapatkan beberapa hasil, diantaranya:
            Rokok bukan hanya berbahaya bagi perokok sendiri, tapi rokok jhuga sangat berbahaya bagi perokok pasif (bukan perokok).
Zat-zat yang terkandung di dalam rokok adalah nikotin, sianida, benzene, kadmium, methanol, asitelina, ammonia, Formaldehida, hydrogen sianida, arsen, dan karbon monoksida.

3.2. Hasil Wawancara dan Angket
3.2.1 Dampak Negatif Rokok
3.2.1.1  Dampak Begatif Rokok Bagi Perokok Umum (Perokok Aktif dan Perokok Pasif
a. Kanker Paru-Paru
     Diketahui sekitar 90% kasus kanker paru-paru diakibatkan oleh rokok. Hal ini karena asap rokok akan masuk secara inholasi ke dalam paru-paru. Zat dari asdap rokok ini akan merangsang sel di paru-paru menjadi tumbuh abnormal. Diperkirakan 1 daru 10 perokok sedang dan 1 dari 5 perokok berat akan meninggal akibat kanker paru-paru.
b. Kanker Kandung Kemih
                            Kanker Kandung Kemih terjadi pada sekitar 40% perokok. Dtud menemukan kadar tinggi dari senyawa 2-Naphthylomine dalam rokok menjadi karsinogen yang mengarah pada kanker kandung kemih.

c. Kanker Payudara
     Perempuan yang merokok lebih beresiko mengembangkan kanker payudara. Hasil study menunjukkan perempuan yang mulai merokok pada usia 20 tahun dan 5 tahun sebelum ia hamil pertama kali beresiko lebih besar terkena kanker payudara.
d.. Kanker Serviks
     Sekitar 30% kematian akibat kanker serviks disebabkan oleh merokok. Hal ini karena perempuan yang merokok lebih rentan terkena inveksi oleh virus menular seksual.
e. Kanker Kerongkongan
     Study menemukan bahwa asap rokok merusak DNA dari sel-sel esophagus sehingga menyebabkan kanker kerongkongan. Sekitar 90% kasus kanker esophagus telah dikaitkan dengan merokok.
f. Kanker Pencernaan
     Meskipun asap rokok masuk ke dalam paru-paru, tapiu ada beberapa asap yang tertelan, sehingga meningkatkan resiko kanker gastrointestinal (Pencernaan).
g. Kanker Ginjal
     Ketika seseorang merokok, maka asap yang mengandung nikotin dan tembakau akan masuk ke dalam tubuh. Nikotin bersama dengan bahan kimia berbahaya lainnya, seperti karbon monoksida dan tar menyebabkan perubahan denyut jantung, pernafasan sirkulasi dan tekanan darah. Karsinogen yang disaring keluar dari tubuh menjadi ginjal juga mengubal sel DNA dan merusak sel-sel ginjal. Perubahan ini mempengaruhi fungsi ginjal dan memicu kanker.
h. Kanker Mulut
     Tembakau adalah penyebab utrama jkanker mulut. Diketahui perokok 6 kali lebih besar mengalami kanker mulut dibandingkan dengan orang yang tidak merokok, dan orang yang merokok tembakau tanpa asap beresiko 50 kali lipat lenih besar
i. Kanker Tenggorokan
     Asap rokok yang terhirup sebelum masuk ke paru-paru akan melewati tenggorokan, karenanya kanker ini akan berkaitan dengan rokok.
j. Serangan Jantung
     Nikotin dalam asap rokok menyebabkan jantung bekerja lebih cepat dan meningkatkan tekanan darah. Sedangkan karbon monoksida mengambil oksigen dalam darah lebih banyak yang membuat jantung memompa darah lenih banyak. Jika jantung bekerja terlalu keras ditambah tekanan darah tinggi, maka bisa menyebabkan serangan jantung.
k. Penyakit Jntung Koroner (PJK)
     Sebagian besar penyakit jantung koronerdisebabkan oleh rokok dan akan memburuk jika memiliki penyakit lain seperti diabetes mellitus.
l. Arterosklerosis
     Nikotin dalam asap rokok bisa mempercepat penyumbatan arteri yan bisa disebabkan oleh penumpukan lemak. Hal ini akan menimbulkan terjadinya jaringan perut dan penebalan arteri yang menyebabkan arterosklerosis.
m. Penyakit Paru-Paru Obstruktif Kronik (PPOK)
     Kondisi ini menyebabkan aliran darah terhalangi, sehungga membuat seseorang sulit bernafas, dan sekitar 90% kasus PPOK disebabkan oleh rokok. Kondisi ini bisa menyebabkan terjadinya emfisema (sesak nafas akibat kerusakan pada kantung udara atau alveolus) dan bronchitis kronis (batuk dengan banyak lendir yang terjadi terus menerus selama 3 bulan).


n. Impotensi
     Bagu laki-laki berusia 30-an dan 40-an tahun, maka merokom bisa meningkatkan resiko disfungsi ereksi sekitar 50%. Hal ini karena merokok bisa merusak pembuluh darah, nikotin mempersempit arteri, sehingga mengurangi aliran darah dan tekanan darah ke penis. Jika seseorang sudah mengalami impotensi, maka bisa menjadi peringatan dini bahwa rokok sudah merusak daerah lain di tubuh.
o. Gangguan Medis Lainnya
     Beberapa gangguan medis juga bisa disebabkan oleh rokok, seperti tekanan darah tinggu (hypertensi), gangguan kesuburan, memperburuk asma, dan radang saluran nafas, beresiko lebih tinggi mengalami degenerasi macula (hilangnya penglihatan secara bertahap), katarak, menjadi lebih sering sakit-sakitan, menimbulkan noda di gigi dan gusi, mengembangkan sariawan di usus serta merusak oenampilan.

3.2.2. Dampak Negatif Bagi Ibu Hamil, Janin, dan Bayi
Selain bagi perokok pasif yang dalam keadaan normal asap rokok lebih berbahaya bagi ibu hamil dan janin yang dikandungnya. Akibat dari asap rokok tersebut antara lain:
a. Keguguran pada janin yang terkandung
b. Kematian janin di dalam kandungan
c. Pendarahan pada plasenta dan terjadi pembesaran lebih dari 30%
d. Berat badan janin berkurang sekitar 20-30% dari normal
e. Bayi yang lahir premature dalam kadaan kesehatan yang tidak stabil
Asap rokok lebih berbahaya lagi jika dihisap oleh bayi, akibatnya adalah:
a.  Mengalami gangguan dan penyakit pernafasan
b. Terganggunya perkembangan kecerdasan anak, baik motorik maupun kognitf
c.  Terjangkitnya penyakit telinga
d.  Bisa meningkatkan resiko penyakit leukemia sebanyak 2 kali lipat
e.  Meningkatkan resiko kanker otak hingga 22%
f.  Bayi akan lebih mudah lelah karena oksigen yang tidak terserap sempurna
g.  Syndrom kematian secara mendadak

3.2.2. Hasil Angket
Adapun metode Angket yang penulis lakukan mempeoleh hasil data pada tabel sebagai berikut:
No
Pertanyaan
Ya
Tidak
1
Apakah anda seorang perokok ?
4
21
2
Apakah anda tahu zat-zat yang terkandung dalam rokok?
16
9
3
Apakah anda tahu asap rokok itu berbahaya?
24
1
4
Apakah anda tahu bahaya yang ditimbulkan rokok?
24
1
5
Apakah anda tahu mengenai  perokok pasif?
16
9
6
Apakah anda tahu perokok pasif lebih berbahaya bila dibandingkan dengan perokok aktif jika menghirup asap rokok?
16
9
7
Apakah anda  tahu bahaya bagi perokok pasif?
16
9
8
Apakah anda tahu bahaya rokok bagi perokok pada umumnya?
23
2
9
Apakah anda tahu bahaya rokok bagi ibu hamil dan janinnya?
24
1
10
Pernahkah anda mengalami gangguan setelah menghirup asap rokok?
13
12

NO
Variabel
X
Y
XY
XY2
1
Agus kurnia
6
4
24
576
2
Andri
7
3
21
441
3
Anisa
9
1
9
81
4
Anisyah Nurfajar
7
3
21
441
5
Dian Hardianto
10
-
10
100
6
Dodi Juliana
9
1
9
81
7
Fitriani Sri Lestari
9
1
9
81
8
Hendi
4
6
24
576
9
Iin Indrayani
6
4
24
576
10
Iis Julaeha
5
5
25
625
11
Imas Siti Nurjanah
5
5
22
625
12
Indra Permana
7
3
21
441
13
Indriyani
8
2
16
256
14
Neng Rohaeni
8
2
16
256
15
Nita Rahmawati
8
2
16
256
16
Riswan Kurniawan
5
5
25
625
17
Reza Rahayu
9
1
9
81
18
Siska Barokah
8
2
16
256
19
Siti Aisyah
9
1
9
81
20
Siti Nurhajah
8
2
16
256
21
Tisna Syahreza
5
5
25
625
22
Yani Maryani
7
3
21
441
23
Yulia
5
5
25
625
24
Yuia Nuraziza
8
2
16
256
25
Yuyu Mulyani
4
6
24
576

Total
182
68
453
9234

Keterangan :      X  = Yang menjawab tidak
Y = Yang menjawab Tidak
Dari hasil angket tersebut diperoleh data 72% dari 25 orang mengetahui tentang bahaya rokok, zat-zat yang terkandung dalam rokok, serta perokok pasif sendiri.
X : 182.4/10     = 72%
Y : 68.4/10       = 23%

Karya-karya yang Pernah Saya Buat

1. Berita Masjid Berita masjid yang pernah saya buat ada 5. Memang sih ada 4 lagi yang belum saya buat. Jujur saja, saya merasa malas menge...