BAB
III
HASIL
PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
3.1.
Pembahasan Hasil Penelitian
Proses penelitian adalah dengan cara
mengambil hasil penelitian orang lain yang telah ada melalui media informasi
berupa internet dan buku yang berkaitan dengan objek penelitian. Dari
penelitian tersebut, penulis mendapatkan beberapa hasil, diantaranya:
Rokok bukan hanya
berbahaya bagi perokok sendiri, tapi rokok jhuga sangat berbahaya bagi perokok
pasif (bukan perokok).
Zat-zat yang terkandung di dalam
rokok adalah nikotin, sianida, benzene, kadmium, methanol, asitelina, ammonia,
Formaldehida, hydrogen sianida, arsen, dan karbon monoksida.
3.2. Hasil Wawancara dan Angket
3.2.1 Dampak Negatif Rokok
3.2.1.1
Dampak Begatif Rokok Bagi Perokok Umum (Perokok Aktif dan Perokok Pasif
a. Kanker Paru-Paru
Diketahui sekitar 90%
kasus kanker paru-paru diakibatkan oleh rokok. Hal ini karena asap rokok akan
masuk secara inholasi ke dalam paru-paru. Zat dari asdap rokok ini akan
merangsang sel di paru-paru menjadi tumbuh abnormal. Diperkirakan 1 daru 10
perokok sedang dan 1 dari 5 perokok berat akan meninggal akibat kanker
paru-paru.
b. Kanker Kandung Kemih
Kanker
Kandung Kemih terjadi pada sekitar 40% perokok. Dtud menemukan kadar tinggi
dari senyawa 2-Naphthylomine dalam rokok menjadi karsinogen yang mengarah pada
kanker kandung kemih.
c. Kanker Payudara
Perempuan yang merokok
lebih beresiko mengembangkan kanker payudara. Hasil study menunjukkan perempuan
yang mulai merokok pada usia 20 tahun dan 5 tahun sebelum ia hamil pertama kali
beresiko lebih besar terkena kanker payudara.
d.. Kanker Serviks
Sekitar 30% kematian
akibat kanker serviks disebabkan oleh merokok. Hal ini karena perempuan yang
merokok lebih rentan terkena inveksi oleh virus menular seksual.
e. Kanker Kerongkongan
Study menemukan bahwa
asap rokok merusak DNA dari sel-sel esophagus sehingga menyebabkan kanker
kerongkongan. Sekitar 90% kasus kanker esophagus telah dikaitkan dengan
merokok.
f. Kanker Pencernaan
Meskipun asap rokok masuk
ke dalam paru-paru, tapiu ada beberapa asap yang tertelan, sehingga
meningkatkan resiko kanker gastrointestinal (Pencernaan).
g. Kanker Ginjal
Ketika seseorang merokok,
maka asap yang mengandung nikotin dan tembakau akan masuk ke dalam tubuh.
Nikotin bersama dengan bahan kimia berbahaya lainnya, seperti karbon monoksida
dan tar menyebabkan perubahan denyut jantung, pernafasan sirkulasi dan tekanan
darah. Karsinogen yang disaring keluar dari tubuh menjadi ginjal juga mengubal
sel DNA dan merusak sel-sel ginjal. Perubahan ini mempengaruhi fungsi ginjal
dan memicu kanker.
h. Kanker Mulut
Tembakau adalah penyebab
utrama jkanker mulut. Diketahui perokok 6 kali lebih besar mengalami kanker
mulut dibandingkan dengan orang yang tidak merokok, dan orang yang merokok
tembakau tanpa asap beresiko 50 kali lipat lenih besar
i. Kanker Tenggorokan
Asap rokok yang terhirup
sebelum masuk ke paru-paru akan melewati tenggorokan, karenanya kanker ini akan
berkaitan dengan rokok.
j. Serangan Jantung
Nikotin dalam asap rokok
menyebabkan jantung bekerja lebih cepat dan meningkatkan tekanan darah.
Sedangkan karbon monoksida mengambil oksigen dalam darah lebih banyak yang
membuat jantung memompa darah lenih banyak. Jika jantung bekerja terlalu keras
ditambah tekanan darah tinggi, maka bisa menyebabkan serangan jantung.
k. Penyakit Jntung Koroner (PJK)
Sebagian besar penyakit
jantung koronerdisebabkan oleh rokok dan akan memburuk jika memiliki penyakit
lain seperti diabetes mellitus.
l. Arterosklerosis
Nikotin dalam asap rokok
bisa mempercepat penyumbatan arteri yan bisa disebabkan oleh penumpukan lemak.
Hal ini akan menimbulkan terjadinya jaringan perut dan penebalan arteri yang
menyebabkan arterosklerosis.
m. Penyakit Paru-Paru Obstruktif
Kronik (PPOK)
Kondisi ini menyebabkan
aliran darah terhalangi, sehungga membuat seseorang sulit bernafas, dan sekitar
90% kasus PPOK disebabkan oleh rokok. Kondisi ini bisa menyebabkan terjadinya
emfisema (sesak nafas akibat kerusakan pada kantung udara atau alveolus) dan
bronchitis kronis (batuk dengan banyak lendir yang terjadi terus menerus selama
3 bulan).
n. Impotensi
Bagu laki-laki berusia
30-an dan 40-an tahun, maka merokom bisa meningkatkan resiko disfungsi ereksi
sekitar 50%. Hal ini karena merokok bisa merusak pembuluh darah, nikotin
mempersempit arteri, sehingga mengurangi aliran darah dan tekanan darah ke
penis. Jika seseorang sudah mengalami impotensi, maka bisa menjadi peringatan
dini bahwa rokok sudah merusak daerah lain di tubuh.
o. Gangguan Medis Lainnya
Beberapa gangguan medis
juga bisa disebabkan oleh rokok, seperti tekanan darah tinggu (hypertensi),
gangguan kesuburan, memperburuk asma, dan radang saluran nafas, beresiko lebih
tinggi mengalami degenerasi macula (hilangnya penglihatan secara bertahap),
katarak, menjadi lebih sering sakit-sakitan, menimbulkan noda di gigi dan gusi,
mengembangkan sariawan di usus serta merusak oenampilan.
3.2.2. Dampak Negatif Bagi Ibu
Hamil, Janin, dan Bayi
Selain bagi perokok pasif yang dalam keadaan normal asap rokok
lebih berbahaya bagi ibu hamil dan janin yang dikandungnya. Akibat dari asap
rokok tersebut antara lain:
a. Keguguran pada janin yang terkandung
b. Kematian janin di dalam kandungan
c. Pendarahan pada plasenta dan terjadi pembesaran lebih dari 30%
d. Berat badan janin berkurang sekitar 20-30% dari normal
e. Bayi yang lahir premature dalam kadaan kesehatan yang tidak
stabil
Asap rokok lebih berbahaya lagi jika
dihisap oleh bayi, akibatnya adalah:
a. Mengalami gangguan dan
penyakit pernafasan
b. Terganggunya perkembangan kecerdasan anak, baik motorik maupun
kognitf
c. Terjangkitnya penyakit
telinga
d. Bisa meningkatkan resiko
penyakit leukemia sebanyak 2 kali lipat
e. Meningkatkan resiko
kanker otak hingga 22%
f. Bayi akan lebih mudah
lelah karena oksigen yang tidak terserap sempurna
g. Syndrom kematian secara
mendadak
3.2.2. Hasil Angket
Adapun metode Angket yang penulis lakukan mempeoleh hasil data pada tabel
sebagai berikut:
|
No
|
Pertanyaan
|
Ya
|
Tidak
|
|
1
|
Apakah
anda seorang perokok ?
|
4
|
21
|
|
2
|
Apakah
anda tahu zat-zat yang terkandung dalam rokok?
|
16
|
9
|
|
3
|
Apakah
anda tahu asap rokok itu berbahaya?
|
24
|
1
|
|
4
|
Apakah
anda tahu bahaya yang ditimbulkan rokok?
|
24
|
1
|
|
5
|
Apakah
anda tahu mengenai perokok pasif?
|
16
|
9
|
|
6
|
Apakah
anda tahu perokok pasif lebih berbahaya bila dibandingkan dengan perokok
aktif jika menghirup asap rokok?
|
16
|
9
|
|
7
|
Apakah
anda tahu bahaya bagi perokok pasif?
|
16
|
9
|
|
8
|
Apakah
anda tahu bahaya rokok bagi perokok pada umumnya?
|
23
|
2
|
|
9
|
Apakah
anda tahu bahaya rokok bagi ibu hamil dan janinnya?
|
24
|
1
|
|
10
|
Pernahkah
anda mengalami gangguan setelah menghirup asap rokok?
|
13
|
12
|
|
NO
|
Variabel
|
X
|
Y
|
XY
|
XY2
|
|
1
|
Agus kurnia
|
6
|
4
|
24
|
576
|
|
2
|
Andri
|
7
|
3
|
21
|
441
|
|
3
|
Anisa
|
9
|
1
|
9
|
81
|
|
4
|
Anisyah Nurfajar
|
7
|
3
|
21
|
441
|
|
5
|
Dian Hardianto
|
10
|
-
|
10
|
100
|
|
6
|
Dodi Juliana
|
9
|
1
|
9
|
81
|
|
7
|
Fitriani Sri Lestari
|
9
|
1
|
9
|
81
|
|
8
|
Hendi
|
4
|
6
|
24
|
576
|
|
9
|
Iin Indrayani
|
6
|
4
|
24
|
576
|
|
10
|
Iis Julaeha
|
5
|
5
|
25
|
625
|
|
11
|
Imas Siti Nurjanah
|
5
|
5
|
22
|
625
|
|
12
|
Indra Permana
|
7
|
3
|
21
|
441
|
|
13
|
Indriyani
|
8
|
2
|
16
|
256
|
|
14
|
Neng Rohaeni
|
8
|
2
|
16
|
256
|
|
15
|
Nita Rahmawati
|
8
|
2
|
16
|
256
|
|
16
|
Riswan Kurniawan
|
5
|
5
|
25
|
625
|
|
17
|
Reza Rahayu
|
9
|
1
|
9
|
81
|
|
18
|
Siska Barokah
|
8
|
2
|
16
|
256
|
|
19
|
Siti Aisyah
|
9
|
1
|
9
|
81
|
|
20
|
Siti Nurhajah
|
8
|
2
|
16
|
256
|
|
21
|
Tisna Syahreza
|
5
|
5
|
25
|
625
|
|
22
|
Yani Maryani
|
7
|
3
|
21
|
441
|
|
23
|
Yulia
|
5
|
5
|
25
|
625
|
|
24
|
Yuia Nuraziza
|
8
|
2
|
16
|
256
|
|
25
|
Yuyu Mulyani
|
4
|
6
|
24
|
576
|
|
|
Total
|
182
|
68
|
453
|
9234
|
Keterangan : X = Yang
menjawab tidak
Y = Yang menjawab Tidak
Dari
hasil angket tersebut diperoleh data 72% dari 25 orang mengetahui tentang
bahaya rokok, zat-zat yang terkandung dalam rokok, serta perokok pasif sendiri.
X : 182.4/10 =
72%
Y : 68.4/10 =
23%