Jumat, 22 Desember 2017

Laporan Pembelajaran Mata Kuliah Jurnalisme Dakwah

LAPORAN PEMBELAJARAN JURNALISME DAKWAH
Diajukan untuk memenuhi tugas akhir mata kuliah Junalisme Dakwah
Dosen Pengampu : Dr. Uwes Fatoni, M.Ag
Semester Ganjil Tahun Akademik 2017/2018





Oleh:
Neng Sriyanti Jamilah
NIM : 1164020123

Jurusan/Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam
Fakultas Dakwah dan Komunikasi
Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung


2017



Assalamu’alaikum Wr.Wb
Perkenalkan nama saya Neng Sriyanti Jamilah, saya adalah mahasiswa aktif tingkat 2 atau lebih tepatnya semester 3 di fakultas Dakwah dan komunikasi pada jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam di Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung. Saya adalah salah satu member dari kelas KPI 3C dengan Nomor Induk Mahasiswa (NIM) 1164020123.
Di semester 3 ini, kami mahasiswa/i Komunikasi dan Penyiaran Islam akan dihadapkan dengan mata kuliah Jurnalisme Dakwah dengan dosen pengampu bapak Dr. Uwes Fatoni M.Ag. Bobot sks mata kuliah ini adalah sebanyak 2 sks (sistem kredit semester).
Junalisme Dakwah menurut saya sendiri adalah sebuah mata kuliah yang di dalamnya membahas tentang kejurnalisan atau kepenulisan tentang keseharian yang merujuk kepada tindakan dakwah atau ajakan kepada kebaikan yang bernilai islami.
Dalam prodi KPI (Komunikasi dan Penyiaran Islam), Jurnalisme Dakwah termasuk ke dalam 3 ranah dalam jurusan KPI, yakni Khitobah, Kitabah, dan I’lam. Alasan yang pertama, Jurnalisme Dakwah masuk ke dalam ranah Khitobah adalah ketika mahasiswa prodi KPI semester 3 mendapat tugas membuat video yang berisikan dakwah dengan suara diri sendiri, itu berarti melatih kita dalam public speaking. Dan dalam khitobah sendiri, di dalamnya mengandung unsur public speaking. Yang kedua kitabah, yakni dakwah melalui tulisan. Jurnalisme Dakwah termasuk dalam ranah kitabah itu alasannya karena kami mendapat tugas untuk menulis opini, berita tentang masjid. Itulah mengapa Jurnalisme Dakwah termasuk dalam ranah kitabah. Yang terakhir Jurnalisme Dakwah juga termasuk dalam ranah I’lam. I’lam sendiri merupakan jenis dakwah dengan media. Dan dalam Jurnalisme Dakwah, kami juga dituntut untuk mengerjakan sebuah tugas membuat video grafi dengan tema yang islami.
Jurnalisme dakwah menurut saya adalah salah satu mata kuliah yang sangat berat untuk dijalani pada semester 3 ini. Karena, tugas dari mata kuliah ini menuntut untuk tetap mengerjakan tugas setiap minggunya, bukan hanya satu, tapi beberapa tugas – sampai 3 – yang harus dikerjakan dalam satu minggu. Namun Allah benar, disetiap kesulitan pasti ada kemudahan. Maksudnya, yang saya rasakan saat ini adalah keterampilan pada saat saya mengerjakan tugas Jurnalisme Dakwah bisa diterapkan di luar perkuliahan.
Namun, sebelum menceritakan tugas dari mata kuliah Jurnalisme Dakwah, akan saya ceritakan terlebih dahulu tentang kesulitan suasana pembelajaran. Kenapa dikatakan sulit? Karena suasana pembelajaran mendukung untuk tidur. Jam masuk mata kuliah ini jam ke-6 atau jam 16.00-17.30. Jadi, pembelajaran Jurnalisme Dakwah yang saya rasakan adalah gagal fokus. Dan menurut saya, saya hanya fokus untuk beberapa menit, sesudah itu ngga fokus lagi. Hehe. Materi pun hanya saya foto, tidak menulis sedikitpun ketika berada di kelas.
Oke, kali ini akan saya ceritakan semua tugas dan manfaat yang saya rasakan saat ini.
Pertama tugas menghafal ayat-ayat Al-Quran tentang kejurnalistikan. Ayat yang harus dihafal setiap minggunya adalah 2 ayat. Setiap pertemuan, sebagian mahasiswa dites untuk diuji kehafalannya. Memang tugas ini tidak terlalu berat, namun jika dibarengi dengan tugas-tugas lain, ya terasa berat. Namun, alhamdulillah terselesaikan walau hanya bertahan sampai UTS. Dan setelah itu tidak ada lagi yang menghafal – mungkin.
Tugas yang kedua, adalah mengirim opini ke media online dan media cetak. Tugas ini melatih mahasiswa yang mengambil mata kuliah Jurnalisme Dakwah untuk menulis opini setiap minggunya sesuai dengan tema dan jadwal pengirimannya masing-masing kelompok. Tugas menulis opini bagi saya adalah tugas yang sangat berat. Karena, saya sendiri awalnya tidak terlalu suka menulis. Apalagi tulisan formal. Namun, alhamdulillah saya bisa melewati tugas ini. Manfaat yang saya rasakan untuk saat ini adalah saya lebih bisa menggunalan bahasa formal, meskipun belum sempurna.
Yang ketiga adalah tugas membuat berita masjid. Maksudnya adalah membuat berita tentang satu masjid yang sebelumnya sudah ada perjanjian antara mahasiswa KPI dengan pengurus masjid tersebut bahwa akan adanya peliputan dan pembuatan berita online di dakwahpos.com tentang masjid tersebut setiap minggunya. Saya memilih masjid Jami’ Babussalam yang terletak di Kp. Cibiru Hilir, RT/RW 02/07, Desa Cibiru Hilir, Kec. Cileunyi, Kab. Bandung. Alhamdulillah saya diterima dan diizinkan untuk meliput masjid tersebut dan dijadikan pemberitaan masjid untuk tugas Jurnalisme Dakwah saya. Manfaat yang saya rasakan saat ini adalah saya bisa mengerjakan salah satu tugas organisasi di pesantren, yaitu saya bisa membuat berita-berita yang ada disekitar pesantren yang saya tempati, meskipun tulisan berita saya tidak bagus dan tidak sedikit orang-orang menghujatnya. Saya tidak tahu kenapa itu terjadi, padahal menurut saya, penulisan berita sudah sesuai dengan kode etik jurnalistik dan sudah sesuai dengan apa yang saya pelajari di mata kuliah Jurnalisme Dakwah. Namun, tak apa. Itu sebagai pembelajaran untuk saya agar tulisan saya lebih bagus untuk kedepannya.
Tugas yang keempat adalah membuat video grafi. Ini adalah tugas yang paling saya sukai jika dibandingkan dengan tugas-tugas Jurnalisme Dakwah yang lain. Alasanya adalah tugas ini sesuai dengan hobby saya yang berhubungan dengan media. Dan saya sangat menikmati tugas yang satu ini.
Tugas selanjutnya adalah menulis laporan kunjungan ke penerbit buku. Kamis kemarin (14/12) kami dari jurusan Komunikasi Penyiaran Islam mengadakan kunjungan ke PT. Mizan Pustaka yang terletak di Jl. Cinambo No. 135, Cisaranten Wetan, Bandung. Kunjungan ini dilaksanakan pada 14 Desember 2017. Ini pertama kalinya saya menulis laporan kunjungan. Karena sebelumnya belum pernah ada kunjungan-kunjungan. Dan laporan itu baru saya kerjakan sabtu pagi (23/12).
Tugas yang keenam adalah tugas yang sedang saya kerjakan saat ini, yakni laporan pembelajaran selama perkuliahan Jurnalisme Dakwah. Saya rasa tulisan ini lucu, soalnya saya nulis ini bukan sebagai laporan, tapi sebagai curhatan saya selama semester 3 ini, terutama di mata kuliah Jurnalisme Dakwah. Tapi alhamdulillah, sebentar lagi tulisan ini rampung, dan siap dipost di blog pribadi saya.
Tugas yang terakhir sebagai tugas UAS adalah tugas membuat blog pribadi dan mengupload tugas yang ketiga dan keempat, yakni laporan kunjungan dan laporan pembelajaran Jurnalisme dakwah, serta mengupload karya-karya yang sudah di post di media, baik media online maupun media cetak. Alhamdulillah, saya sudah memiliki blog pribadi sejak lama, walaupun tidak aktif, tapi bisa dimanfaatkan sekarang.
Ucapan terakhir yang ingin saya tulis pada laporan ini adalah ucapan terimakasih kepada dosen pengampu mata kuliah Jurnalisme Dakwah, yakni bapak Dr. Uwes Fatoni, M.Ag yang telah membimbing kami, mahasiswa/i KPI angkatan 2016, dan terima kasih pula atas arahan, materi, dan terutama tugas-tugas yang bermanfaat bagi saya sendiri. Semoga Allah SWT membalas segala kebaikan bapak. Terimakasih
Oke, sudah cukup curhatan saya tentang suka duka di mata kuliah Jurnalisme Dakwah di semester 3 ini, sampai jumpa di tulisan-tulisan saya selanjutnya.
Wassalamu’alaikum Wr.Wb
 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Karya-karya yang Pernah Saya Buat

1. Berita Masjid Berita masjid yang pernah saya buat ada 5. Memang sih ada 4 lagi yang belum saya buat. Jujur saja, saya merasa malas menge...