Sabtu, 23 Desember 2017

Laporan Kunjungan ke PT. Mizan Pustaka

LAPORAN KUNJUNGAN PT MIZAN PUSTAKA
Diajukan untuk memenuhi tugas mata kuliah Junalisme Dakwah
Dosen Pengampu : Dr. Uwes Fatoni, M.Ag
Semester Ganjil Tahun Akademik 2017/2018


 



Oleh:
Neng Sriyanti Jamilah
NIM : 1164020123

Jurusan/Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam
Fakultas Dakwah dan Komunikasi
Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung

2017

KATA PENGANTAR

Puji syukur atas kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan laporan yang berjudul “Kunjungan PT. Mizan Pustaka”
Laporan ini sebagai perwujudan hasil dari kunjungan ke PT. Mizan Pustaka yang berada di Jl. Cinambo No. 135, Cisaranten Wetan, Bandung. Kunjungan ini dilaksanakan pada 14 Desember 2017.
Pada kesempatan ini penulis mengucapkan terimakasih kepada pihak-pihak yang terkait dalam kunjungan dan penyusunan laporan ini, serta tidak lupa penulis mengucapkan terimakasih kepada bapak Dr. Uwes Fatoni M.Ag selaku dosen pengampu mata kuliah Jurnalisme Dakwah yang telah membimbing mahasiswa jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam angkatan 2016 selama pembelajaran dan terimakasih pula telah mengadakan kunjungan ini sebagai pertemuan terakhir di semester ini.
Penulis mengharapkan agar laporan ini dapat memberikan manfaat kepada pembaca tentang percetakan dan penerbitan yang berada di Bandung.
Dalam penulisan laporan ini masih banyak kesalahan sehingga penulis mengharapkan sarah dan kritik yang bersifat membangung demi kesempurnaan laporan ini.

Bandung, Desember 2017
Penulis,

Neng Sriyanti Jamilah


DAFTAR ISI





BAB I

PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang Masalah

Membaca telah menjadi bagian dari kehidupan setiap orang, baik bagi anak-anak, pelajar, mahasiswa, orang dewasa, dan tidak menutup kemungkinan bagi para manula. Membaca merupakan salah satu bagian penting dalam proses belajar, dengan membaca maka akan banyak pengetahuan yang didapatkan.
Penerbit buku adalah sebuah perusahaan yang menjadi media untuk menggandakan (memperbanyak) dan menyebarluaskan (publikasi) karya tulis para pengarang kepada masyarakat luas. Berangkat dari pentingnya peran penerbit tersebut, maka kami melakukan tugas kunjungan yang diberikab dari mata kuliah Jurnalisme Dakwah.
Ada banyak gambaran keadaan lapangan yang kami dapatkan saat mengunjungi PT. Mizan Pustaka. Dalam laporan ini juga dijelaskan kegiatan dari PT. Mizan Pustaka, mengingat pentingnya kegiatan tersebut dan diharapkan penyajian serta pembahasannya sesuai dengan yang diharapkan.

B.     Tujuan Kunjungan

Kunjungan ke PT. Mizan Pustaka pada dasarnya mempunyai tujuan yang bermanfaat bagi para mahasiswa/i, adapun tujua dari kunjungan ini adalah sebagai berikut.
1.    Memberikan kesempatan kepada mahasiswa/i untuk mengetahui kondisi lapangan di penerbit.
2.    Meningkatkan dan memperluas proses penyerapan pendidikan di bidang industri penerbitan.
3.    Memperluas pengetahuan dan keterampilan dalam berkomunikasi secara luas dengan pihak lain di luar kampus.

C.     Tujuan Laporan

Laporan kunjungan ini bertujuan untuk memenuhi tugas mata kuliah Jurnalisme Dakwah serta sebagai salah satu bukti bahwa kami yang bersangkutan telah melakukan kunjungan dengan baik.

D.    Manfaat Kunjungan

Manfaat dari kunjungan ini diharapkan mahasiswa/i jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam mengambil manfaat dalam kesempatan kunjungan ke PT. Mizan Pustaka.


BAB II

PEMBAHASAN

A.    Mizan Publika

Mizan – dalam bahasa Arab berarti “seimbang” – Dididrikan pada tahun 1983 oleh tiga mahasiswa beserta dua senior mereka. Dimulai dengan hanya menerbitkan buku-buku terjemahan karya penulis terkemukan dari luar negeri, secara bertahap karakter Mizan menemukan bentuknya melalui penerbutan karya-larya keislaman yang mewakili berbagai sudut pandang, dan digarap secara serius dan modern. Dari hanya menerbitkan sekitar tiga puluh judul bulu pada tahun pertamanya, kini Mizan telah berkembang menjadi Kelompok Mizan yang menerbitkan lebih daru 600 judul buku per tahunnya dan sukses menghasilkan karya-karya bestseller. Saat ini kelompok Mizan bisa disebut sebagai salah satu kelompok penerbut yang paling terkemuka di Indonsia.
Kelompok Mizan terdiri dari beberapa ahli lini, yakni penerbitan, distribusim percetakan dan new media. Di bawah lini penerbitan terdapat beberapa penerbit yang juga memiliki beberapa imprint di bawahnya. Penerbut Mizan, misalnya memeliki Qanita, Kaifa, Mizania, dan beberapa imprint lain. Penerbit DAR! Mizan mengkhususkan diri pada produk anak dan remaja, dan miliki imprpint seperti CAB serta seri-seri terkenal seperti Kecil-Kecil Punya Karya (KKPK), Fantasteen, PinkBerry Club, Cerita Balita, dan lain-lain. Penerbut Bentang bermarkas di Yogyakarta dikenal dengan buku-buku novel, traveling, sastra dan budaya, juga memiliki imprint seperti Bfirst, BentangBelia, dan lain-lain. Penerbut Noura menerbitkan beberapa genre buku mulai dari agama, sastra Indoneisa, fiksi fantasi, hingga anak-anak. Sementara itu, Penerbut Al-Mizan mengkhususkan diri pada penerbitan buku-buku wacana yang ditulis dengan serius dan akademis. Lalu, Penerbit Pelangi Mizan berkonsentrasi pada penerbitan buku-biku lux dan dijual secara paket.
Di lini distribusi, kelompok Mizan memiliki Mizan Media Utama (MMU) yang mendistribusikan buku-buku Mizan secara luas ke toko-toko buku di Indonesia. MMU juga mengelols toko buku onlinr mizanstore.com serta penjualan e-book lewat pelbagai platform. Sementara itu, Mandiri Dian Semesta (MDS) mendistribusikan buku-buku lux yang dikemas dalam paket-paket menarik. Saat ini MDS memiliki ribuan book advisor yang berhubungan langsung dengan konsumen, baik melalui jaringan online maupun offline.
Pada lini media baru (new media), didirikan Mizan Productions yang khusus memproduksi film dan acara televisi. Film-film yang sukses diantaranya adalah Laskar Pelangi, Sang Pemimpi, Edensor, Garuda di Dadaku, Emak Ingin Naik Haji, 3Hati 2Dunia 1Cinta (memenangkan tujuh Piala Citra), Perahu Kertas, Mencari Hilal, dan lain-lain. Selain itu, pada lini new media ini dibentuklah Mizan Application Publishers yang memproduksi aplikasi-aplikasi interaktif, terutama untuk anak dan keluarga. Sementara itu, Mizan Mobile ditugaskan untuk mengembangkan content yang bisa disebarluaskan melalui telco (perusahaan telekomunikasi) dan dikonsumsi melalui handphone.
Kelompok Mizan juga didukungh oleh unit perusahaan percetakan yang modern dan berkualitas, yaitu Mizan Grafika Sarana (MGS).
Dengan unit-unit yang ada sekarang, dan yang akan dikembangkan di masa yang akan datang, Kelompok Mizan senantiasa berusaha melayani masyarakat dengan prodik dan layanan yang mencerahkan, inspiratif, menghibur, dan bermanfaat.

B.     PT. Mizan Pustaka

Mizan Pustaka merupakan bagian dari Mizan Publika Group, salah satu penerbitan terbesar di Indonesia. Didirikan pada tahun 1983, publikasi awal terutama berupa buku terjemahan karya pemikir terkemuka. Kini, Mizan Pustaka adalah penerbit yang berbasis luas dengan kekuatan dalam genre fiksi, kesehatan, buku bisnis, buku anak-anak, referensi, agama, dan non-fiksi populer.
Sebagai salah satu penerbut terkemuka di Indinesia, Mizan Pustaka membawa sejarah penerbitan yang membanggakan. Dari hanya tiga buku perbulan pada tahun-tahun pertamanya, Kelompok Mizan kini telah memproduksi total sekitar 600 buku per tahun dan berhasil menerbitkan banyak karya laris. Di dalam kelompok penerbitnya terdapat bebrerapa imprint dan lini seperti Qanita, Kaifa, Mizana, dan DAR!  Mizan untuk buku anak dan remaja.
Mizan Pustaka memiliki reputasi dalam keunggulan kualitas produk serta komitmen pada pelayanan. Keahlian editorial kami, standar yang tinggi dalam desain dan nilai-nilai mendorong kami untuk bekerja keras memproduksi buku-buku terbaik. Berbagai buku yang diterbitkan oleh Mizan Pustaka telah secara teratur memenangkan penghargaan dari Asosiasi Penerbit Buku Indonesia.Banyak di antara penulis menempati daftar buku terlaris nasional dan penerima hadiah sastra besar di Indonesia.
Mizan Pustaka secara konsisten berada di garis depan dalam inovasi dan mengikuti perkembangan teknologi, Mizan Pustaka adalah penerbit Indonesia pertama yang menuadi mitra utama Google Book Search pada tahun 2008, dan sekarang siap untuk mendigitalkan konten dan produk sebagai e-book untuk memnuhi permintaan konsumen dan menghasilkan peluang bisnis tambahan.

C.     Kegiatan PT. Mizan Pustaka

·      Pengumpulan naskah
·      Pengumpulan naskah
·      Penyuntingan di bagian editorial
·      Desain Cover
·      Promosi pra-percetakan
·      Cetak
·      Promosi pasca-percetakan
·      Pendistribusian ke toko buku
·      Penerbitan sampai ke konsumen
Dalam pemilihan naskah, PT. Mizan Pustaka melaksanakan beberapa metode. Mengevaluasi naskah yang masuk ke redaksi, yang melalui e-mail, faks, maupun yang dikirim hard copy. PT. Mizan Pustaka juga melakukan ‘penjemputan bola’. Ini diartikan PT. Mizan Pustaka tidak hanya menunggu naskah masuk, namun juga mencari naskah-naskah berpotensi dengan melihat tulisan di blog-blog atau sosial media. Tulisan dengan kualitas baik nantinya akan ditawarkan penerbit untuk dipublikasikan dalam bentuk tercetak.
Setelah naskah terkumpul, naskah yang sesuai dengan idealisme Penerbit Noura Books akan masuk pada tahap penyuntingan, di dalam tahap ini yang berperan adalah editorial. Dengan tugas sebagai berikut:
-     Menyunting teks naskah agar sesuai dengan EYD bahasa Indonesia
-     Membuang isi naskah yang tidak di perlukan lalu dikembalikan kembali ke penulis untuk perbaikan atau penambahan isi sesuai anjuran bagian editorial
-     Meninjaua ulang kembali naskah
-     Menentukan desain cover dasar dan jenis kertas yang sesuai dengan naskah

D.    Pembagian Hasil

Untuk pembagian hasil antara penerbit dan penulis, PT. Mizan Pustaka mempunyai dua kebijakan, yakni jual putus dan royalti. Maksud dari jual putus yakni penulis menjual naskahnya hanya dengan sekali pembayaran. Untuk royalti, PT. Mizan Pustaka memberikan 10% dari hasil penjualan buku untuk penulis.

BAB III

PENUTUP

Kesimpulan

PT. Mizan Pustaka adalah salah satu bagian dari Mizan Publika Group, salah satu penerbitan terbesar di Indonesia. Didirikan pada tahun 1983, publikasi awal terutama berupa buku terjemahan karya para pemikir terkemuka. Kini, Mizan Pustaka adalah penerbut yang berbasis luas dengan kekuatan dalam genre fiksi, kesahatan, buku bisnis, buku anak-anak, referensi, agama, dan non-fiksi populer.
Kegiatan di PT. Mizan Pustaka adalah pengumpulan naskah, penyuntingan di bagian editorial, desain cover, promosi pra-percetakan, cetak, promosi pasca-percetakan, dan pendistribusian ke toko buku.
Untuk pembagian hasil di PT. Mizan Pustaka ada dua kebijakan, yakni jual putus dan royalti.

Jumat, 22 Desember 2017

Karya yang pernah dimuat di Media

Alhamdulillah, karya yang pernah saya tulis adalah opini tentang kekerasan yang terjadi di pendidikan saat ini. Saya mengambil judul "Kekerasan dalam dua sudut pandang, dan dipos di media cetak republika. seperti ini tulisannya

Kekerasan dalam Dua Sudut Pandang
Kekerasan sudah bukan hal tabu lagi untuk dibicarakan. Kekerasan dalam pendidikan juga sering terjadi akhir-akhir ini. Hal tersebut bisa dilihat dari dua sudut pandang. Sudut pandang pertama, kekerasan itu adalah murni kesalahan seorang pendidik terhadap. Maksudnya, pendidik memang wataknya keras dan selalu meluapkan amarahnya kepada anak didik, hal sekecil apapun selalu diwarnai dengan kekerasan. Sudut pandang yang kedua adalah ketika anak didik melakukan kesalahan yang berat, dan sebagai ‘punishment’ atau hukuman dalam dunia pendidikan adalah dengan kontak fisik dari seorang pendidik, dan inilah yang sering terjadi sekarang ini. Hal ini sering menjadi kontroversi. Hal yang sering disangkut-pautkan dengan masalah ini adalah mengenai HAM (Hak Asasi Manusia). Padahal, ‘punishment’ tersebut masih dalam hal wajar; misalnya menjewer. Masalah tersebut sering dibesar-besarkan oleh orang tua anak didik tersebut dengan alasan HAM.

                               

Laporan Pembelajaran Mata Kuliah Jurnalisme Dakwah

LAPORAN PEMBELAJARAN JURNALISME DAKWAH
Diajukan untuk memenuhi tugas akhir mata kuliah Junalisme Dakwah
Dosen Pengampu : Dr. Uwes Fatoni, M.Ag
Semester Ganjil Tahun Akademik 2017/2018





Oleh:
Neng Sriyanti Jamilah
NIM : 1164020123

Jurusan/Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam
Fakultas Dakwah dan Komunikasi
Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung


2017



Assalamu’alaikum Wr.Wb
Perkenalkan nama saya Neng Sriyanti Jamilah, saya adalah mahasiswa aktif tingkat 2 atau lebih tepatnya semester 3 di fakultas Dakwah dan komunikasi pada jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam di Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung. Saya adalah salah satu member dari kelas KPI 3C dengan Nomor Induk Mahasiswa (NIM) 1164020123.
Di semester 3 ini, kami mahasiswa/i Komunikasi dan Penyiaran Islam akan dihadapkan dengan mata kuliah Jurnalisme Dakwah dengan dosen pengampu bapak Dr. Uwes Fatoni M.Ag. Bobot sks mata kuliah ini adalah sebanyak 2 sks (sistem kredit semester).
Junalisme Dakwah menurut saya sendiri adalah sebuah mata kuliah yang di dalamnya membahas tentang kejurnalisan atau kepenulisan tentang keseharian yang merujuk kepada tindakan dakwah atau ajakan kepada kebaikan yang bernilai islami.
Dalam prodi KPI (Komunikasi dan Penyiaran Islam), Jurnalisme Dakwah termasuk ke dalam 3 ranah dalam jurusan KPI, yakni Khitobah, Kitabah, dan I’lam. Alasan yang pertama, Jurnalisme Dakwah masuk ke dalam ranah Khitobah adalah ketika mahasiswa prodi KPI semester 3 mendapat tugas membuat video yang berisikan dakwah dengan suara diri sendiri, itu berarti melatih kita dalam public speaking. Dan dalam khitobah sendiri, di dalamnya mengandung unsur public speaking. Yang kedua kitabah, yakni dakwah melalui tulisan. Jurnalisme Dakwah termasuk dalam ranah kitabah itu alasannya karena kami mendapat tugas untuk menulis opini, berita tentang masjid. Itulah mengapa Jurnalisme Dakwah termasuk dalam ranah kitabah. Yang terakhir Jurnalisme Dakwah juga termasuk dalam ranah I’lam. I’lam sendiri merupakan jenis dakwah dengan media. Dan dalam Jurnalisme Dakwah, kami juga dituntut untuk mengerjakan sebuah tugas membuat video grafi dengan tema yang islami.
Jurnalisme dakwah menurut saya adalah salah satu mata kuliah yang sangat berat untuk dijalani pada semester 3 ini. Karena, tugas dari mata kuliah ini menuntut untuk tetap mengerjakan tugas setiap minggunya, bukan hanya satu, tapi beberapa tugas – sampai 3 – yang harus dikerjakan dalam satu minggu. Namun Allah benar, disetiap kesulitan pasti ada kemudahan. Maksudnya, yang saya rasakan saat ini adalah keterampilan pada saat saya mengerjakan tugas Jurnalisme Dakwah bisa diterapkan di luar perkuliahan.
Namun, sebelum menceritakan tugas dari mata kuliah Jurnalisme Dakwah, akan saya ceritakan terlebih dahulu tentang kesulitan suasana pembelajaran. Kenapa dikatakan sulit? Karena suasana pembelajaran mendukung untuk tidur. Jam masuk mata kuliah ini jam ke-6 atau jam 16.00-17.30. Jadi, pembelajaran Jurnalisme Dakwah yang saya rasakan adalah gagal fokus. Dan menurut saya, saya hanya fokus untuk beberapa menit, sesudah itu ngga fokus lagi. Hehe. Materi pun hanya saya foto, tidak menulis sedikitpun ketika berada di kelas.
Oke, kali ini akan saya ceritakan semua tugas dan manfaat yang saya rasakan saat ini.
Pertama tugas menghafal ayat-ayat Al-Quran tentang kejurnalistikan. Ayat yang harus dihafal setiap minggunya adalah 2 ayat. Setiap pertemuan, sebagian mahasiswa dites untuk diuji kehafalannya. Memang tugas ini tidak terlalu berat, namun jika dibarengi dengan tugas-tugas lain, ya terasa berat. Namun, alhamdulillah terselesaikan walau hanya bertahan sampai UTS. Dan setelah itu tidak ada lagi yang menghafal – mungkin.
Tugas yang kedua, adalah mengirim opini ke media online dan media cetak. Tugas ini melatih mahasiswa yang mengambil mata kuliah Jurnalisme Dakwah untuk menulis opini setiap minggunya sesuai dengan tema dan jadwal pengirimannya masing-masing kelompok. Tugas menulis opini bagi saya adalah tugas yang sangat berat. Karena, saya sendiri awalnya tidak terlalu suka menulis. Apalagi tulisan formal. Namun, alhamdulillah saya bisa melewati tugas ini. Manfaat yang saya rasakan untuk saat ini adalah saya lebih bisa menggunalan bahasa formal, meskipun belum sempurna.
Yang ketiga adalah tugas membuat berita masjid. Maksudnya adalah membuat berita tentang satu masjid yang sebelumnya sudah ada perjanjian antara mahasiswa KPI dengan pengurus masjid tersebut bahwa akan adanya peliputan dan pembuatan berita online di dakwahpos.com tentang masjid tersebut setiap minggunya. Saya memilih masjid Jami’ Babussalam yang terletak di Kp. Cibiru Hilir, RT/RW 02/07, Desa Cibiru Hilir, Kec. Cileunyi, Kab. Bandung. Alhamdulillah saya diterima dan diizinkan untuk meliput masjid tersebut dan dijadikan pemberitaan masjid untuk tugas Jurnalisme Dakwah saya. Manfaat yang saya rasakan saat ini adalah saya bisa mengerjakan salah satu tugas organisasi di pesantren, yaitu saya bisa membuat berita-berita yang ada disekitar pesantren yang saya tempati, meskipun tulisan berita saya tidak bagus dan tidak sedikit orang-orang menghujatnya. Saya tidak tahu kenapa itu terjadi, padahal menurut saya, penulisan berita sudah sesuai dengan kode etik jurnalistik dan sudah sesuai dengan apa yang saya pelajari di mata kuliah Jurnalisme Dakwah. Namun, tak apa. Itu sebagai pembelajaran untuk saya agar tulisan saya lebih bagus untuk kedepannya.
Tugas yang keempat adalah membuat video grafi. Ini adalah tugas yang paling saya sukai jika dibandingkan dengan tugas-tugas Jurnalisme Dakwah yang lain. Alasanya adalah tugas ini sesuai dengan hobby saya yang berhubungan dengan media. Dan saya sangat menikmati tugas yang satu ini.
Tugas selanjutnya adalah menulis laporan kunjungan ke penerbit buku. Kamis kemarin (14/12) kami dari jurusan Komunikasi Penyiaran Islam mengadakan kunjungan ke PT. Mizan Pustaka yang terletak di Jl. Cinambo No. 135, Cisaranten Wetan, Bandung. Kunjungan ini dilaksanakan pada 14 Desember 2017. Ini pertama kalinya saya menulis laporan kunjungan. Karena sebelumnya belum pernah ada kunjungan-kunjungan. Dan laporan itu baru saya kerjakan sabtu pagi (23/12).
Tugas yang keenam adalah tugas yang sedang saya kerjakan saat ini, yakni laporan pembelajaran selama perkuliahan Jurnalisme Dakwah. Saya rasa tulisan ini lucu, soalnya saya nulis ini bukan sebagai laporan, tapi sebagai curhatan saya selama semester 3 ini, terutama di mata kuliah Jurnalisme Dakwah. Tapi alhamdulillah, sebentar lagi tulisan ini rampung, dan siap dipost di blog pribadi saya.
Tugas yang terakhir sebagai tugas UAS adalah tugas membuat blog pribadi dan mengupload tugas yang ketiga dan keempat, yakni laporan kunjungan dan laporan pembelajaran Jurnalisme dakwah, serta mengupload karya-karya yang sudah di post di media, baik media online maupun media cetak. Alhamdulillah, saya sudah memiliki blog pribadi sejak lama, walaupun tidak aktif, tapi bisa dimanfaatkan sekarang.
Ucapan terakhir yang ingin saya tulis pada laporan ini adalah ucapan terimakasih kepada dosen pengampu mata kuliah Jurnalisme Dakwah, yakni bapak Dr. Uwes Fatoni, M.Ag yang telah membimbing kami, mahasiswa/i KPI angkatan 2016, dan terima kasih pula atas arahan, materi, dan terutama tugas-tugas yang bermanfaat bagi saya sendiri. Semoga Allah SWT membalas segala kebaikan bapak. Terimakasih
Oke, sudah cukup curhatan saya tentang suka duka di mata kuliah Jurnalisme Dakwah di semester 3 ini, sampai jumpa di tulisan-tulisan saya selanjutnya.
Wassalamu’alaikum Wr.Wb
 


Karya-karya yang Pernah Saya Buat

1. Berita Masjid Berita masjid yang pernah saya buat ada 5. Memang sih ada 4 lagi yang belum saya buat. Jujur saja, saya merasa malas menge...